Belajar Dari Para Pemimpin Masyumi – PART 1/2 (via Islampos)

masyumi

Sebelum Indonesia merdeka, mereka tergabung dalam organisasi Jong Islamieten Bond, dan sebagai mentornya adalah Haji Agus Salim. Mereka rata-rata masih sangat belia, dan penuh semangat serta idealisme. Umumnya, mereka mendapatkan pendidikan sekolah Belanda, dan sangat sedikit yang belajar di sekolah agama (pesantren).

Mereka inilah yang menjadi cikal bakal, para pemimpin Islam Indonesia, baik pada pra kemerdekaan atau sesudah kemerdekaan, dan sumbangan mereka terhadap negara dan bangsa sangatlah luar biasa.

Mohamad Natsir, Mohamad Roem, Prawoto Mangkusasmito, DR. Sukiman Wirjosandjojo, Burhanuddin Harahap, Syafruddin Prawiranegara, Yusuf Wibisono, Kasman Singodimedjo, Abu Hanifah, Isa Anshori, Ahmad Soebardjo, kelak terlibat dalam usaha mendirikan Partai Masyumi.

Mereka adalah yang merancang berdirinya Partai Islam Masyumi. Melalui Muktamar Islam Indonesia di Yogyakarta, tanggal 7-8 Nopember 1945, yang dihadiri seluruh tokoh Organisasi Islam,dan Kongres memutuskan untuk mendirikan Masjelis Syura Pusat bagi Ummat Islam Indonesia, Masyumi, yang dianggap sebagai satu-satunya partai politik bagi Ummat Islam. Partai Masyumi ini merupakan bentuk konfederasi Ormas Islam, seperti NU, Muhamamdiyah, PUI, Persis, Al-Irsyad, Al-Jamiyatul Washilyah (Sumatera), dan Al-Irsyad (Jakarta).

Lahirnya, Partai Masyumi ini, merupakan prestasi besar, pada waktu itu, khususnya yang dilakukan para pemimpin Masjumi, yang behasil menyatukan para pemimpin Ormas Islam, dan mengajak mereka bersama-sama mendirikan partai politik Islam. Padahal, pada waktu itu, Ormas-Ormas Islam, juga sudah diwarnai adanya perbedaan. Misalnya, karakter antara NU dan Muhammadiyah, yang sangat berbedan. Tapi, kenyataannya dengan kemampuan komunikasi yang dilakukan para pemimin Masyumi, akhirnya berhasil mengajak para tokoh Ormas Islam bergabung bersama-sama dalam satu wadah.

Partai Masyumi, periode pertama (1945) dipimpin, Dr.Sukiman Wirjosandjojo, periode kedua (l949), dipimpin lagi oleh Dr.Sukiman Wirjosandjojo, periode ketiga (1951), masih tetap dipimpin oleh Dr.Sukiman Wirjosandjojo, kemudian periode keempat (1952), dipimpin oleh Mohamad Natsir, periode kelima (l954) dipimpin oleh Mohamad Natsir, periode keenam (1956) dipimpin Mohamad Natsir, dan periode ketujuh (l959) dipimpin oleh Prawoto Mangkusasmito.

Para pemimpin Masyumi di masa revolusi (1945) menggariskan suatu ideologi perjuangan yang menurut anggaran dasarnya, bertujuan: “Menegakkan kedaulatan Republik Indonesia dan Agama Islam”. Dr.Sukiman selaku pemimpin Masyumi, selain komitmennya memperjuangkan kemerdekaan, tapi juga secara jelas ingin menegakkan cita-cita Islam.

Dalam suatu kesempatan, Sukiman berpidato, : “Ummat Islam telah mempunyai suatu aturan (al-Qur’an), yang pada zaman permulaan Islam telah dipraktekkan oleh Nabi Saw dan keempat Sahabatnya”, tegasnya.

Selanjutanya, pada l7 Desember 1945, Partai Masyumi, mengeluarkan program aksi, bahwa : “Islam menghendaki kesejahteraan masyarakat serta penghidupan yang damai antara bangsa-bangsa di muka bumi, dan menentang kekejaman, kebuasan serta kepalsuan kapitalisme dan imperialisme.

Pada umumnya, partai bertujuan melaksanakan cita-cita Islam dalam urusan kenegaraan, hingga dapat mewujudkan susunan negara yang berdasarkan kedaulatan rakyat dan masyarakat yang berdasar keadilan menurut ajaran Islam. Masyumi juga bermaksud memperkuat dan menyempurnakan dasar-dasar pada Undang-Undang Dasar RI, sehingga dapat mewujudkan masyarakat dan Negara Islam”.

—–

To be continued

—–

Source: Majalah SAKSI, Jakarta

Taken from: https://www.islampos.com/belajar-dari-pemimpin-masyumi-159309/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s