Excerpts: Haramnya Ghibah dan Namimah – PART 1/2

Salah satu pesan yang ingin disampaikan oleh Ustadz Abu Jibriel melalui bukunya ‘Ukhuwah Islamiyah’ adalah mengenai keharaman melakukan ghibah dan namimah. Kedua istilah ini mungkin sudah cukup lazim terdengar di telinga kita namun tentu kewajiban dari tiap-tiap umat Muslim untuk mengingatkan saudara-saudaranya mengenai hal ini. Berikut kurang lebih adalah ringkasan yang TMC ambil dari buku beliau.

Ghibah – definisi dan larangannya

Ghibah adalah pembicaraan tentang seseorang yang mengandung hal yang dibencinya, baik tentang fisik, agama, dunia, akhlak, harta, dan yang berhubungan dengan pribadi yang bersangkutan. Misalnya saja ghibah fisik seperti kekurangan yang dimilikinya atau tentang agama seperti mengatakan bahwa orang tersebut lalai shalat, juga tentang hal-hal yang dilakukannya seperti misalnya terlalu banyak bicara, malas, dan lain sebagainya.

49:12

‘Wahai orang-orang beriman, jauhilah oleh kalian sebagian besar dari rasa curiga kepada sesama mukmin. Karena curiga sesama mukmin itu dosa. Janganlah kalian memata-matai sesama mukmin. Janganlah kalian menggunjing satu sama lain. Patutkah seorang di antara kalian dengan senang hati memakan daging bangkai saudaranya? Tentu kalian benci hal itu. Taatlah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya’
(QS Al Hujurat: 12)

Demikian pula Rasulullah SAW mengingatkan kita melalui hadits-hadits berikut ini:

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
‘Apakah kalian tahu mengenai ghibah?’.

Mereka menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’

Beliau lalu bersabda,’ Kamu menyebutkan tentang saudaramu dengan pembicaraan yang dia benci’

Dikatakan kepada beliau, ‘Bagaimana pendapatmu bila pada diri saudaraku memang benar apa yang aku ucapkan?’

Beliau menjawab, ‘Jika pada dirinya memang benar apa yang kamu ucapkan, maka kamu telah ghibah kepadanya. Jika tidak benar, maka kamu telah melakukan tuduhan dusta terhadapnya’.
(HR Muslim)

Lalu pada riwayat lain disampaikan melalui Anas bin Malik RA, bahwa Rasulullah bersabda:

“Ketika saya diangkat (ke langit pada peristiwa Isra’ Mi’raj), saya melewati kaum yang memiliki kuku dari tembaga. Mereka mencakar wajah dan dada merka. Lalu saya bertanya. ‘Siapakah mereka wahai Jibril?’, lalu Jibril menjawab, ‘Mereka adalah kaum yang memakan daging manusia (maksudnya melakukan ghibah) dan merusak kehormatan mereka (dengan gunjingan)'”
(HR Ahmad dan Abu Dawud)

Maka jelas sudah bahwa ghibah merupakan perbuatan berbahaya yang secara orisinal ditetapkan oleh Al Quran sebagai larangan dan ditegaskan oleh Rasul SAW dalam kedua hadits tersebut.

Ghibah yang diperbolehkan

Namun demikian diperbolehkan untuk membicarakan urusan orang lain jika yang dimaksudkan adalah untuk kemaslahatan bersama. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Pengaduan. Diperbolehkan bagi seseorang yang dizalimi untuk mengadu kepada hakim atau penguasa yang memliki kekuatan mengembalikan haknya yang telah dizalimi.
  2. Meminta bantuan untuk merubah suatu kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat kembali kepada kebenaran.
  3. Meminta fatwa kepada mufti untuk diberikan petunjuk bagaimana penyelesaiannya.
  4. Peringatan kepada kaum Muslimin dari suatu kejahatan sekaligus sebagai nasihat.
  5. Pengenalan. Contohnya bagi yang ingin menikahkan anaknya, maka kedua belah pihak diperkenankan menyebutkan kekurangan yang tampak pada masing-masing anaknya

Demikian cukup jelas mengenai ghibah dan tentu sebaik-baiknya yang kita lakukan adalah menghindarinya. Bergunjing dengan teman, tetangga, bahkan menonton acara gossip di televisi juga tentunya mengundang kita untuk ber-ghibah. Meskipun demikian agama yang mulia ini juga mengajarkan keadilan, sehingga ghibah untuk beberapa hal tertentu mendapat perkecualian.

Pada bagian berikutnya akan TMC bahas lebih lanjut mengenai namimah dan berbagai hal lainnya yang kiranya bisa diperhatikan oleh kaum Muslimin. (RF)

——

Summarized by: @pokamamil

Source: “Ukhuwah Islamiyah: Persaudaraan Dalam Islam” by Ustadz Abu Muhammad Jibriel AR

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s