Book Review: Zionis & Syiah Bersatu Hantam Islam (2013)

Pizaro N.T. - Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam 2

Bashar Al Assad, presiden Suriah yang menganut faham agama Syiah Alawiyah telah memerangi rakyatnya sendiri tanpa henti sejak 2011 lalu. Berbagai kekerasan yang dilakukannya serta konstelasi politik yang berada di balik bergolaknya Suriah secara tidak langsung menjadi pendorong pembelajaran segenap orang Muslim di seluruh dunia bahwasanya agama Syiah bukanlah Islam. Bagaimana tidak? Demi mempertahankan rezimnya, Bashar Al Assad telah membombardir serta memperkosa rakyatnya sendiri hingga korban sudah mencapai 150,000 jiwa lebih.

Meskipun hingga sekarang media-media ternama di dunia memberitakan pergolakan di Suriah ini sebagai perang saudara, namun justru masyarakat Muslim dunia semakin teryakinkan bahwa ini adalah kelanjutan dari ‘dendam’ umat Syiah terhadap Islam sejak sejauh 1400 tahun silam. Buku ini bercerita berdasarkan fakta-fakta sejarah yang berhasil dikumpulkan dengan solid serta informasi aktual dari para mujahid yang kini tengah bertempur melawan rezim Assad yang didukung oleh sekutu Syiah-nya Iran, pasukan Hizbullah, serta negara adidaya Russia dan Cina.

Yang menarik juga adalah fakta bahwa di negeri-negeri bermayoritas penduduk Muslim yang tengah berada dalam keadaan damai juga ternyata tidak luput mendapat rongrongan dari propaganda minoritas Syiah, seperti layaknya yang terjadi di Indonesia belakangan ini.

Melalui buku yang berjudul ‘Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam’ ini, penulis serta redaktur utama Islampos yaitu Muhammad Pizaro N.T. telah mengumpulkan berbagai data dan fakta menarik mengenai kerjasama gelap diantara kedua kaum ini dalam memperluas pengaruh mereka di dunia. Fakta-fakta yang didapat oleh penulis berhasil membeberkan kenyataan bahwasanya ‘perang agama’ adalah yang sebetulnya tengah terjadi namun tentu alasan politik atau ideologi-lah yang senantiasa dikedepankan melalui media-media yang mereka kontrol.

Penulis menjabarkan sejarah awal keterlibatan Yahudi dalam tumbuh kembangnya agama Syiah sejak masa Khulafaur Rasyidin dahulu. Seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba menghembuskan berbagai kebohongan yang membuat pengikutnya percaya bahwa penerus Rasulullah SAW sedianya adalah ‘keturunannya’ (Ahlul Bait) yang dalam hal ini adalah menantunya sendiri yaitu Ali bin Abi Thalib RA. Berbagai kerusakan yang ditimbulkan kaum Syiah ini senantiasa mengacaukan apa yang umat Muslim tengah coba bangun di abad-abad awal eksistensinya bahkan hingga detik ini.

‘Hubungan mesra’ antara Barat serta Iran dalam mengamankan posisi Israel di Timur Tengah juga dijabarkan dengan gamblang oleh sang penulis. Kenyataan yang disembunyikan ini seolah memperlihatkan bahwa permusuhan Iran dengan Barat bahwasanya hanya sekadar sandiwara belaka yang telah memperdaya umat Muslim seluruh dunia. Meskipun demikian, perlawanan nyata tengah berjalan di Suriah dan para mujahid tengah berproses untuk kembali mendirikan negara Islam sejati seperti yang telah dijanjikan melalui Rasulullah SAW.

Dalam banyak pertempuran, konon pasukan mujahidin dibantu langsung dengan kehadiran para malaikat seperti yang diakui oleh seorang serdadu rezim Assad yang tertangkap. Pernyataan serdadu tersebut dikutip para relawan Hilal Ahmar Society Indonesia yang bertugas di sana pada 2012 yang lalu.

“(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”
– QS Al Anfaal: 9

Kerjasama Barat dengan Syiah Iran lebih jauh lagi diceritakan oleh penulis dalam kasus kejatuhan Saddam Hussein, naiknya Nouri al Maliki yang Syiah sebagai PM Irak, campur tangan Iran dalam memfasilitasi invasi Afghanistan oleh Amerika Serikat, hingga skandal Iran Contra dan berbagai kerjasama ekonomi diantaranya yang seolah dirahasiakan. Tidak lupa, penulis juga kembali membeberkan fakta-fakta menarik bahwasanya Hizbullah hanyalah bersandiwara belaka dalam sikap mereka terhadap Israel dan drama ini kian terungkap ketika mereka dengan terang-terangan membantu rezim Assad dalam melawan para mujahidin.

Tertindasnya kaum minoritas Ahlussunah di Iran serta pergolakan pemikiran yang tengah terjadi di Indonesia juga turut mendapat bagian dalam buku yang sangat informatif ini. Tidak lupa banyak bab-bab yang khusus membahas mengenai pentingnya membentengi diri dari berbagai pemikiran berbahaya yang diusung oleh Barat seperti maraknya faham feminisme, pengecilan makna penting peranan seorang ibu bagi anaknya, hingga kenyataan gelap yang dilakukan kaum Zionis terhadap dunia serta umat Muslim pada khususnya.

Buku ini berperan penting sebagai media penyadaran umat Islam yang tengah berada dalam gempuran pemikiran maupun fisik dari Zionis serta Syiah di seluruh penjuru dunia. Sayangnya masih banyak typo dan berbagai kesalahan minor dalam proses penyuntingannya. Bab yang terdapat dalam buku ini kelewat banyak dan terdapat repetisi karena yang tampil adalah seperti artikel-artikel yang diterbitkan kembali dalam bentuk buku. Saya berharap untuk edisi berikutnya nanti, buku ini tampil lebih bersih dan berkualitas secara penampilan sehingga data serta fakta yang diusungnya dapat tampil elegan dan memberikan inspirasi kaum Muslimin yang membacanya. (RF)

——

“Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam” by Muhammad Pizaro N.T. (2013)
Published by: Arrahmah Publishing

Reviewed by @pokamamil

Pizaro N.T. - Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s